Saat anak-anak di tanya jika dewasa ingin menjadi apa,
biasanya jawabannya dokter, polisi, pilot, perawat, tentara dan lain-lain.
Namun sangat jarang sekali mereka yang bercita-cita menjadi seorang wirausaha
yang sukses.
Hal ini pun tentu berpengaruh pula dari didikan orang tua,
jarang orang tua yang terkadang meminta anaknya belajar menjadi seorang
wirausaha. Mayoritas orang tua meminta anaknya memiliki cita-cita yang
bergantung pada sosok atasan, jika hal ini terus terjadi kelak apakah akan ada
perusahaan baru di negeri ini?
Masa anak-anak mungkin di anggap sebagai masa berhayal, tapi
jika kita melirik ke arah anak remaja seumuran anak SMA hal itu pun tak beda
jauh. Bukan berarti bekerja pada suatu hal yang kita menjadi bawahan itu buruk,
memang ada kebanggaan tersendiri kita bisa menjadi sesuatu yang penting seperti
dokter, polisi, tentara, guru dan lain-lain, tapi apakah selamanya kita akan
menjalani profesi tersebut? Tentu ada waktunya pensiun. Jika anak muda hanya
berfikir statis menjadi sebuah profesi yang bergantung bagaimana nasib orang
lain yang tidak memiliki keterampilan khusus yang sulit mendapat pekerjaan.
Suatu riset mengatakan, bahwa Negara maju setidaknya
memiliki 4% warganya sebagai wirausaha,
Indonesia saat ini masih di bawah 1% orang yang menjadi wirausaha, angka ini
masih sangat jauh dari syarat minimal.
Wirausaha, nama beken dari berdagang. Jika secara definisi
terlalu banyak untuk di jelaskan. Namun pada intinya wirausaha adalah bentuk
keberanian kita dalam menjalankan sebuah usaha atau berdagang yang mampu
memberikan lapangan kerja orang lain untuk mencapai sebuah tujuan.
Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap
orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan.
Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
- Percaya diri
- Berorientasikan tugas dan hasil
- Berani mengambil risiko
- Kepemimpinan
- Keorisinilan
- Berorientasi ke masa depan
- Jujur dan tekun
Dari sebuah ke percaya dirian orang bisa melakukan sebuah
usaha, hal ini menjadi sangat penting karna ini menjadi pondasi kita untuk
terus maju. Berwira usaha bukanlah kita beli makan di sebuah kedai yang kita
hanya menunggu dan langsung makan, tapi kita harus mau menjalankan prosesnya
dan melihat seberapa besar usaha kita sehingga kita bisa setiadaknya menerawang
hasil seperti apa yang akan kita dapat. Berwira usaha tak seperti kita bekerja
pada orang yang kita hanya mengerjakan apa yang bos perintahkan dan kita akan
mendapat gaji, wira usaha harus berani mengambil resiko dan berani menjadi ujung
tombak usaha kita secara langsung. Wirausaha yang baik selalu berorientasi
menatap masa depan, selalu dinamis juga menjaga keaslian dari apa yang kita
tawarkan, karna sesuatu yang menjadi pencetus tentu akan lebih di ingat oleh
masyarakat.
Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:
- Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
- Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
- Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
- Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
- Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
- Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
- Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
Sekarang kebanyakan anak SMA yang baru lulus banyak yang
mencari tempat kuliah yang punya nama tanpa memikirkan bagaimana pendidikan
yang akan mereka dapatkan kelak, tak banyak yang akhirnya setelah lulus kuliah
mereka tak dapat apa-apa hanya gelar yang mungkin tidak bisa di pertanggung
jawabkan bahkan yang lebih ekstrim banyak pengangguran yang bergelar sarjana.
Hal ini pun seharusnya menjadi pertimbangan bagi para pelajar dalam menentukan
masa depan dan harus mempunyai plan cadangan bila tidak bisa menjadi apa yang
dia inginkan. Plan yang paling jitu tentu menjadi seorang wirausaha karna dia
tidak perlu melamar kerja pada siapapun.
Tapi jika menjadi wirausaha tanpa memiliki pengetahuan
apapun tentang bagaimana wirausaha itu pun akan terasa begitu sulit, butuh
pengetahuan juga bagaimana untuk menjadi wirausaha yang sukses.
Mengapa para sarjana enggan membuat usaha sendiri?
pertama adalah secara umum kultur masyarakat masih
mengagungkan profesi yang relatif tanpa resiko misalnya menjadi pegawai negeri
sipil (PNS), atau bekerja di perusahaan besar dan menjanjikan penghasilan pasti
setiap bulannya. Namun, profesi yang relatif tanpa resiko sangat banyak
pesaingnya dan akan sulit bersaing terutama dengan tenaga asing.
Kedua, menjadi wirausaha dianggap pekerjaan yang membutuhkan
modal finansial yang tidak sedikit, padahal modal utama seorang wirausaha
bukanlah uang melainkan kreativitas, inovatif dan berani menanggung resiko.
Ketiga, gengsi yang berlebihan akan muncul ketika anda telah
menyandang status sarjana. contoh saja ketika anda memulai bisnis berjualan
bakso, maka orang-orang akan menyindir anda sebagai sarjana bakso..kekuatan
mental'lah yang disini akan diuji.

Nama : Caca Rusmana
TTL : Subang,
30 Mei 1995
Alamat : Wantilan RT
07/03 Kec. Cipeundeuy Kab. Subang
Kuliah : PoliteknikLP3I Bandung (Tehnik Informatika)
Kos : Gang
setia Cicadas
Work : Mitra
Dinamika Konsultan Sebagai Java Programer
Bisnis : Rous 11
Store (Fashion and Sport)
BBM : 5279C381
(Rous 11 Store)
Twitter : @cr11_carous
Adalah salah seorang mahasiswa yang kini tengah bekerja di
sebuah perusahaan swasta. Dia sudah menjadi karyawan meskipun dia masih kuliah
dan kini dia juga menjalankan bisnis pakaian dan sudah memiliki sebuah toko
berbentuk bangunan dan juga toko online tentunya. Caca memang sudah memulai
berwirausaha sejak dia sekolah, mulai dagang peralatan dan perlengkapan olah raga
hingga menjadi pedagang asongan pernah ia jalani. Bukan hal yang mudah untuk
benar-benar menjadi wirausaha tanpa bergantung pada modal berupa uang, banyak
cemoohan juga cercaan pernah ia alami namun tekad pula yang menguatkannya.
Tidak termasuk dalam mahasiswa jenius, namun ia berhasil membuktikan bagaimana
ia menunjukan kapasitasnya dengan memiliki sebuah toko hasil jerih payahnya
juga bekerja di perusahaan. Salah satu mata kuliah favoritnya di PoliteknikLP3I Bandung adalah kewirausahaan, tentu hal ini sinkron dengan cita-citanya
yang ingin menjadi pengusaha yang sukses.
“Menjadi pengusaha itu seru, menantang dan menjadi pengusaha
itu sesuatu yang sangat baik sebagaimana di contohkan oleh rasul kita Muhammad
SAW. Menjadi pengusaha membuat kita lebih mandiri, lebih cerdas, lebih dewasa,
wawasan kita lebih terbuka dan tahu bagaimana pentingnya menghargai waktu dan
uang karna semua menggunakan tenaga kita. Tidak ada action yang tidak
menggunakan tindakan namun tidak semua tindakan bisa bermanfaat. Ya intinya jadi
pengusaha itu seru dan mengasikkan lah.” Ungkap caca mengenai alasannya
berdagang. Hal ini mungkin masih sedikit terpikir oleh kaum muda sekarang yang
kebanyakan gengsi jika harus berani untuk memulai kemandirian dalam hidupnya.
Banyak hal positif yang tentu bisa di dapat dari wirausaha,
bahkan kita juga bisa mengikuti ajaran Rasul yang selain kita mendapat manfaat
dunia kita pun mendapat pahala untuk pekerjaan kita. Namun wirausaha bukan
berarti kita harus menghentikan studi kita, studi pun menjadi hal yang penting
karna kita bisa menambah ilmu kita terutama menambah relasi guna kemajuan usaha
kita juga. Memilih perguruan tinggi utamanya, terkadang membingungkan bagi
teman-teman yang segera lulus sekolah.
Tips memilih perguruan tinggi yang baik
1.
Perguruan tinggi yang memberikan mata kuliah
yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini penting demi menjadikan kita
sebagai professional di bidang yang kita geluti kelak.
2.
Perguruan tinggi yang memiliki banyak link
dengan perusahaan sehingga mempermudah kita mendapatkan pekerjaan. Hal ini
penting karna melihat peluang kerja saat ini semakin kecil, sarjana dimana-mana
namun lapangan kerja semaki sedkit.
3.
Memiliki fasilitas yang menunjang demi
kelancaran belajar.
4.
Memberikan wawasan luas bukan hanya teori dalam buku, tetapi juga bagaimana dunia
kerja dan bisnis saat ini. Contohnya memberikan kuliah wirausaha, keterampilan
computer, bahasa inggris juga akuntansi. Hal ini pun amat penting antisipasi
jika kita sulit mendapat pekerjaan bahkan menjadi nilai plus pula bagi kita.
Hal ini pun memberikan manfaat bagi caca, di tahun
terakhirnya kuliah di Politeknik LP3I Bandung dia bisa bekerja dengan tenang
sambil menjalankan bisnisnya karna Politeknik LP3I Bandung memberikan
keringanan saat semester 5 dan 6 hanya memberikan mata kuliah penunjang
menyusun Tugas Akhir. Usahanya yang kini semakin maju pun tak lepas dari
keberaniannya untuk kuliah, jika dia tidak kuliah mungkin rekan bisnisnya tak
akan sebanyak sekarang. Menurutnya kerjanya sekarang adalah batu loncatan untuk
dia memperbanyak lagi rekan juga menambah modal untuk meluaskan lagi usahanya.
. Caca selain berbisnis juga bekerja namun ia tidak pernah bingung membagi
waktunya, karna bisnisnya bisa dilakukan kapan saja saat waktu luangnya “Kerja
Cuma dari jam 9 sampe jam 6 malem kalo gak lembur itu juga, nah sisanya bisa
buat bisnis jadi kapanpun ada panggilan bisnis, siap.” Ujar caca. Hal ini malah
semakin membuat kita belajar memanfaatkan waktu sehingga tidak ada waktu yang
terbuang percuma.
“Saya selalu bilang, sukses itu adalah kebutuhan dan menjadi
pengusaha adalah sebuah pilihan untuk itulah saya selalu senang memilih menjadi
pengusaha.” Sebuah alasan yang hebat untuk menjadi seorang pengusaha yang kelak
akan sukses.
Sebuah pesan dari @cr11_carous
“Cobalah untuk memulai berwirausaha dan jangan takut gagal
karena saya dan hamper semua pengusaha pun pernah merasakan sebuah kegagalan
dan betapa kuatya kegagalan membimbing kita. Jadi pengusaha itu gak sulit tapi
juga gak mudah, asal ada niat dan kemauan pasti bisa. Bisnis itu tidak selalu
bermodalkan uang, yang terpenting adalah kepercayaan dan network. Jadilah
pengusaha yang jujur, baik, kreatif, inovatif dan kompetitif . karena jika kita
tidak siap untuk semua hal itu kita akan tersisih dari persaingan dan mungkin
tak akan pernah bisa mewujudkan mimpi kalian untuk menjadi seorang pengusaha.
Jadikan pengusaha sebagai tujuan prioritas anda dan singkirkan keinginan dari
pada hanya sekedar menjadi karyawan. Inti na semaangat lah sok anu bade barisnis
mah sing sarukses maraju bisnisna amin ( Intinya semangat untuk yang mau bisnis
semoga pada sukses dan maju bisnisnya amin). #SMARTBussiness.








