Kamis, 15 Januari 2015

"KAYA" ALA ANAK KULIAH

Saat anak-anak di tanya jika dewasa ingin menjadi apa, biasanya jawabannya dokter, polisi, pilot, perawat, tentara dan lain-lain. Namun sangat jarang sekali mereka yang bercita-cita menjadi seorang wirausaha yang sukses.
Hal ini pun tentu berpengaruh pula dari didikan orang tua, jarang orang tua yang terkadang meminta anaknya belajar menjadi seorang wirausaha. Mayoritas orang tua meminta anaknya memiliki cita-cita yang bergantung pada sosok atasan, jika hal ini terus terjadi kelak apakah akan ada perusahaan baru di negeri ini?
Masa anak-anak mungkin di anggap sebagai masa berhayal, tapi jika kita melirik ke arah anak remaja seumuran anak SMA hal itu pun tak beda jauh. Bukan berarti bekerja pada suatu hal yang kita menjadi bawahan itu buruk, memang ada kebanggaan tersendiri kita bisa menjadi sesuatu yang penting seperti dokter, polisi, tentara, guru dan lain-lain, tapi apakah selamanya kita akan menjalani profesi tersebut? Tentu ada waktunya pensiun. Jika anak muda hanya berfikir statis menjadi sebuah profesi yang bergantung bagaimana nasib orang lain yang tidak memiliki keterampilan khusus yang sulit mendapat pekerjaan.
Suatu riset mengatakan, bahwa Negara maju setidaknya memiliki 4% warganya  sebagai wirausaha, Indonesia saat ini masih di bawah 1% orang yang menjadi wirausaha, angka ini masih sangat jauh dari syarat minimal.
Wirausaha, nama beken dari berdagang. Jika secara definisi terlalu banyak untuk di jelaskan. Namun pada intinya wirausaha adalah bentuk keberanian kita dalam menjalankan sebuah usaha atau berdagang yang mampu memberikan lapangan kerja orang lain untuk mencapai sebuah tujuan.
Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:

  • Percaya diri
  •  Berorientasikan tugas dan hasil
  •  Berani mengambil risiko
  •  Kepemimpinan
  •  Keorisinilan
  •  Berorientasi ke masa depan
  •  Jujur dan tekun
Dari sebuah ke percaya dirian orang bisa melakukan sebuah usaha, hal ini menjadi sangat penting karna ini menjadi pondasi kita untuk terus maju. Berwira usaha bukanlah kita beli makan di sebuah kedai yang kita hanya menunggu dan langsung makan, tapi kita harus mau menjalankan prosesnya dan melihat seberapa besar usaha kita sehingga kita bisa setiadaknya menerawang hasil seperti apa yang akan kita dapat. Berwira usaha tak seperti kita bekerja pada orang yang kita hanya mengerjakan apa yang bos perintahkan dan kita akan mendapat gaji, wira usaha harus berani mengambil resiko dan berani menjadi ujung tombak usaha kita secara langsung. Wirausaha yang baik selalu berorientasi menatap masa depan, selalu dinamis juga menjaga keaslian dari apa yang kita tawarkan, karna sesuatu yang menjadi pencetus tentu akan lebih di ingat oleh masyarakat.
Sifat-sifat seorang wirausaha adalah:

  • Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme.
  •  Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki          tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  •  Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
  •  Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik          yang membangun.
  •  Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas.
  •  Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
  •  Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
Sekarang kebanyakan anak SMA yang baru lulus banyak yang mencari tempat kuliah yang punya nama tanpa memikirkan bagaimana pendidikan yang akan mereka dapatkan kelak, tak banyak yang akhirnya setelah lulus kuliah mereka tak dapat apa-apa hanya gelar yang mungkin tidak bisa di pertanggung jawabkan bahkan yang lebih ekstrim banyak pengangguran yang bergelar sarjana. Hal ini pun seharusnya menjadi pertimbangan bagi para pelajar dalam menentukan masa depan dan harus mempunyai plan cadangan bila tidak bisa menjadi apa yang dia inginkan. Plan yang paling jitu tentu menjadi seorang wirausaha karna dia tidak perlu melamar kerja pada siapapun.
Tapi jika menjadi wirausaha tanpa memiliki pengetahuan apapun tentang bagaimana wirausaha itu pun akan terasa begitu sulit, butuh pengetahuan juga bagaimana untuk menjadi wirausaha yang sukses.
Mengapa para sarjana enggan membuat usaha sendiri?
pertama adalah secara umum kultur masyarakat masih mengagungkan profesi yang relatif tanpa resiko misalnya menjadi pegawai negeri sipil (PNS), atau bekerja di perusahaan besar dan menjanjikan penghasilan pasti setiap bulannya. Namun, profesi yang relatif tanpa resiko sangat banyak pesaingnya dan akan sulit bersaing terutama dengan tenaga asing.
Kedua, menjadi wirausaha dianggap pekerjaan yang membutuhkan modal finansial yang tidak sedikit, padahal modal utama seorang wirausaha bukanlah uang melainkan kreativitas, inovatif dan berani menanggung resiko.
Ketiga, gengsi yang berlebihan akan muncul ketika anda telah menyandang status sarjana. contoh saja ketika anda memulai bisnis berjualan bakso, maka orang-orang akan menyindir anda sebagai sarjana bakso..kekuatan mental'lah yang disini akan diuji.



Nama      : Caca Rusmana
TTL        : Subang, 30 Mei 1995
Alamat    : Wantilan RT 07/03 Kec. Cipeundeuy Kab. Subang
Kuliah     : PoliteknikLP3I Bandung  (Tehnik Informatika)
Kos        : Gang setia Cicadas
Work     : Mitra Dinamika Konsultan Sebagai Java Programer
Bisnis     : Rous 11 Store (Fashion and Sport)
BBM     : 5279C381 (Rous 11 Store)
Twitter   : @cr11_carous

Adalah salah seorang mahasiswa yang kini tengah bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dia sudah menjadi karyawan meskipun dia masih kuliah dan kini dia juga menjalankan bisnis pakaian dan sudah memiliki sebuah toko berbentuk bangunan dan juga toko online tentunya. Caca memang sudah memulai berwirausaha sejak dia sekolah, mulai dagang peralatan dan perlengkapan olah raga hingga menjadi pedagang asongan pernah ia jalani. Bukan hal yang mudah untuk benar-benar menjadi wirausaha tanpa bergantung pada modal berupa uang, banyak cemoohan juga cercaan pernah ia alami namun tekad pula yang menguatkannya. Tidak termasuk dalam mahasiswa jenius, namun ia berhasil membuktikan bagaimana ia menunjukan kapasitasnya dengan memiliki sebuah toko hasil jerih payahnya juga bekerja di perusahaan. Salah satu mata kuliah favoritnya di PoliteknikLP3I Bandung adalah kewirausahaan, tentu hal ini sinkron dengan cita-citanya yang ingin menjadi pengusaha yang sukses.
“Menjadi pengusaha itu seru, menantang dan menjadi pengusaha itu sesuatu yang sangat baik sebagaimana di contohkan oleh rasul kita Muhammad SAW. Menjadi pengusaha membuat kita lebih mandiri, lebih cerdas, lebih dewasa, wawasan kita lebih terbuka dan tahu bagaimana pentingnya menghargai waktu dan uang karna semua menggunakan tenaga kita. Tidak ada action yang tidak menggunakan tindakan namun tidak semua tindakan bisa bermanfaat. Ya intinya jadi pengusaha itu seru dan mengasikkan lah.” Ungkap caca mengenai alasannya berdagang. Hal ini mungkin masih sedikit terpikir oleh kaum muda sekarang yang kebanyakan gengsi jika harus berani untuk memulai kemandirian dalam hidupnya.
Banyak hal positif yang tentu bisa di dapat dari wirausaha, bahkan kita juga bisa mengikuti ajaran Rasul yang selain kita mendapat manfaat dunia kita pun mendapat pahala untuk pekerjaan kita. Namun wirausaha bukan berarti kita harus menghentikan studi kita, studi pun menjadi hal yang penting karna kita bisa menambah ilmu kita terutama menambah relasi guna kemajuan usaha kita juga. Memilih perguruan tinggi utamanya, terkadang membingungkan bagi teman-teman yang segera lulus sekolah.
Tips memilih perguruan tinggi yang baik
1.       Perguruan tinggi yang memberikan mata kuliah yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini penting demi menjadikan kita sebagai professional di bidang yang kita geluti kelak.
2.       Perguruan tinggi yang memiliki banyak link dengan perusahaan sehingga mempermudah kita mendapatkan pekerjaan. Hal ini penting karna melihat peluang kerja saat ini semakin kecil, sarjana dimana-mana namun lapangan kerja semaki sedkit.
3.       Memiliki fasilitas yang menunjang demi kelancaran belajar.
4.       Memberikan wawasan luas bukan hanya  teori dalam buku, tetapi juga bagaimana dunia kerja dan bisnis saat ini. Contohnya memberikan kuliah wirausaha, keterampilan computer, bahasa inggris juga akuntansi. Hal ini pun amat penting antisipasi jika kita sulit mendapat pekerjaan bahkan menjadi nilai plus pula bagi kita.
Hal ini pun memberikan manfaat bagi caca, di tahun terakhirnya kuliah di Politeknik LP3I Bandung dia bisa bekerja dengan tenang sambil menjalankan bisnisnya karna Politeknik LP3I Bandung memberikan keringanan saat semester 5 dan 6 hanya memberikan mata kuliah penunjang menyusun Tugas Akhir. Usahanya yang kini semakin maju pun tak lepas dari keberaniannya untuk kuliah, jika dia tidak kuliah mungkin rekan bisnisnya tak akan sebanyak sekarang. Menurutnya kerjanya sekarang adalah batu loncatan untuk dia memperbanyak lagi rekan juga menambah modal untuk meluaskan lagi usahanya. . Caca selain berbisnis juga bekerja namun ia tidak pernah bingung membagi waktunya, karna bisnisnya bisa dilakukan kapan saja saat waktu luangnya “Kerja Cuma dari jam 9 sampe jam 6 malem kalo gak lembur itu juga, nah sisanya bisa buat bisnis jadi kapanpun ada panggilan bisnis, siap.” Ujar caca. Hal ini malah semakin membuat kita belajar memanfaatkan waktu sehingga tidak ada waktu yang terbuang percuma.

“Saya selalu bilang, sukses itu adalah kebutuhan dan menjadi pengusaha adalah sebuah pilihan untuk itulah saya selalu senang memilih menjadi pengusaha.” Sebuah alasan yang hebat untuk menjadi seorang pengusaha yang kelak akan sukses.
Sebuah pesan dari @cr11_carous
“Cobalah untuk memulai berwirausaha dan jangan takut gagal karena saya dan hamper semua pengusaha pun pernah merasakan sebuah kegagalan dan betapa kuatya kegagalan membimbing kita. Jadi pengusaha itu gak sulit tapi juga gak mudah, asal ada niat dan kemauan pasti bisa. Bisnis itu tidak selalu bermodalkan uang, yang terpenting adalah kepercayaan dan network. Jadilah pengusaha yang jujur, baik, kreatif, inovatif dan kompetitif . karena jika kita tidak siap untuk semua hal itu kita akan tersisih dari persaingan dan mungkin tak akan pernah bisa mewujudkan mimpi kalian untuk menjadi seorang pengusaha. Jadikan pengusaha sebagai tujuan prioritas anda dan singkirkan keinginan dari pada hanya sekedar menjadi karyawan. Inti na semaangat lah sok anu bade barisnis mah sing sarukses maraju bisnisna amin ( Intinya semangat untuk yang mau bisnis semoga pada sukses dan maju bisnisnya amin). #SMARTBussiness.


0 komentar:

Posting Komentar