Selasa, 30 September 2014

Amanah


Hari pertama sekolah dan acara penyambutan siswa baru di sekolah baru Janoko tiba. Seperti biasa ia hanya berjalan sendiri, namun tak di sangka ia bertemu wanita yang membuat ia terdiam sambil tersenyum.
“Pagi teh...”sapa Noko dengan senyumnya yang menawan pada wanita itu.
“hai.. pagi, akhirnya kita ketemu lagi y, oh iya maaf aku buru-buru nih sampai ketemu nanti.” Balas wanita itu sambil tergesa-gesa.
Bahagia campur kecewa terpancar dari raut wajah Janoko karna bertemu dengan wanita yang ia suka namun tak bisa berbincang lama.
Acara penyambutan pun dimulai. Pada saat perkenalan anggota OSIS Noko tercengang karna mengetahui wanita idaman itu adalah wakil ketua OSIS dan bernama Mira, seusai acara selesai Noko mencari wanita itu dan akhirnya bertemu saat sedang di masjid.
“Hei teh jangan pergi lagi, aku mau ngajak kenalan hehehe” ujar Janoko.
“Hehe iya, ngga akan kabur lagi oh iya nama kamu Janoko kan ? Kamu masuk sini lewat jalur olah raga?” Tanya Mira.
“iya bener banget, oh iya teh aku mau dong masuk ke OSIS.”Balas Noko
“Ok aku tunggu kamu join ama kita ya dan semoga kamu bisa betah disini,hehe”sindir Mira.
Sedikit percakapan yang membuat hati seorang remaja mulai merasakan lagi getar penasaran dalam dada.
Keesokan harinya ia mulai belajar di kelas dan terpilih menjadi Cover Boy juga ketua kelas. Tak banyak kisah terukir pada hari keduanya hanya sebuah kalimat yang ia ucapkan.
“Terima kasih teman-teman atas kepercayaan kepada saya, saya hanyalah seorang yang berasal dari desa dan sedang menimba ilmu, semoga kepercayaan ini bisa saya pertanggung jawabkan dengan sebaik mungkin dan saya mohon kerja samanya.” Tegas Janoko dengan ketegasan.
Seorang anak yang ingin menjadi panutan dan berani memegang amanah dan selalu bersyukur atas segala nikmatnya.

Bersambung...



0 komentar:

Posting Komentar