Hari pertama sekolah dan acara penyambutan siswa baru di sekolah baru Janoko tiba. Seperti biasa ia hanya berjalan sendiri, namun tak di sangka ia bertemu wanita yang membuat ia terdiam sambil tersenyum.
“Pagi teh...”sapa Noko dengan senyumnya yang menawan pada
wanita itu.
“hai.. pagi, akhirnya kita ketemu lagi y, oh iya maaf aku
buru-buru nih sampai ketemu nanti.” Balas wanita itu sambil tergesa-gesa.
Bahagia campur kecewa terpancar dari raut wajah Janoko karna
bertemu dengan wanita yang ia suka namun tak bisa berbincang lama.
Acara penyambutan pun dimulai. Pada saat perkenalan anggota
OSIS Noko tercengang karna mengetahui wanita idaman itu adalah wakil ketua OSIS
dan bernama Mira, seusai acara selesai Noko mencari wanita itu dan akhirnya
bertemu saat sedang di masjid.
“Hei teh jangan pergi lagi, aku mau ngajak kenalan hehehe”
ujar Janoko.
“Hehe iya, ngga akan kabur lagi oh iya nama kamu Janoko kan
? Kamu masuk sini lewat jalur olah raga?” Tanya Mira.
“iya bener banget, oh iya teh aku mau dong masuk ke
OSIS.”Balas Noko
“Ok aku tunggu kamu join ama kita ya dan semoga kamu bisa
betah disini,hehe”sindir Mira.
Sedikit percakapan yang membuat hati seorang remaja mulai
merasakan lagi getar penasaran dalam dada.
Keesokan harinya ia mulai belajar di kelas dan terpilih
menjadi Cover Boy juga ketua kelas. Tak banyak kisah terukir pada hari keduanya
hanya sebuah kalimat yang ia ucapkan.
“Terima kasih teman-teman atas kepercayaan kepada saya, saya
hanyalah seorang yang berasal dari desa dan sedang menimba ilmu, semoga
kepercayaan ini bisa saya pertanggung jawabkan dengan sebaik mungkin dan saya
mohon kerja samanya.” Tegas Janoko dengan ketegasan.
Seorang anak yang ingin menjadi panutan dan berani memegang
amanah dan selalu bersyukur atas segala nikmatnya.
Bersambung...






0 komentar:
Posting Komentar