BAB
I
RANGKUMAN
Mengelola event adalah
sebuah proses sejak merencanakan, mempersiapkan, pelaksanaan, hingga menyusun
pelaporan.
Tahap Perencanaan (planing).
- Menetapkan
konsep, misi, bentuk, target/sasaran, timwork, dll yang dirumuskan oleh
tim kecil (tim kreatif).
- Menentukan
langkah kerja dan penjadwalannya. (sertakan target ketercapaian).
- Merencanakan
pendanaan.
- Mengumpulkan
semua informasi yang terkait dengan event rancangan, seperti : no.telepon,
email, sewa peralatan, chatering, artis, sponsor, nara sumber, dll.
Tahap Persiapan.
- Menyusun
dan menetapkan tim pelaksanana yang sesuai dengan bidang yang dibutuhkan.
- Mengelola
persoalan administrasi / kesekretariatan, seperti : penyusunan proposal,
surat menyurat, MOU, logo, alamat darat, alamat eMail, website, ID Card,
uniform (seragam), Handout, undangan, tiket, dll.
- Mulai
memproses perijinan yang bersifat internal dan eksternal (seperti ;
kepolisian, instansi terkait, pemadam kebakaran, medis, dll)
- Survei
lokasi dan mencari informasi tentang penggunaan tempat.
- Pembuatan
dan pengelolaan media publikasi, seperti Brosur, Poster, Pamflet,
Spanduk/Baligho, dll. Media Sosial bisa saja digunakan untuk memperluas
jaringan publikasi.
- Mengelola
pendaftaran peserta / partisipan.
- Pendekatan
kepada talent-talent (artis, narasumber, dll) yang dilibatkan dalam acara.
- Menyusun
rancangan acara (rondown acara).
- Pendekatan
dengan pihak-pihak penyandang dana.
- Melakukan
pendekatan dengan semua penyedia jasa pengadaan peralatan yang dibutuhkan,
seperti : Panggung, Sound System, Lighting System, Alat Komunikasi,
Dekorasi, Listrik, Tenda, Fotografi, Video, Hotel, Kendaraan, dll.
- Mempublikasikan
event, dihubungkan dengan peserta, partisipan acara, penonton, dll.
- Berkoordinasi
dengan pihak keamanan setempat.
- Mengatur
agenda persiapan akhir, loading area, logistic, gladi resik, check sound,
dll.
- Mengadakan
simulasi pelaksanaan. (awali dengan check peralatan teknis)
Selain mempersiapkan acara dalam mengelola event harus
merencanakan dengan detail semua masalah yang dimungkinkan akan muncul dalam
proses persiapan ini.
- Koordinasi
para pelaksana (briefing). Gunakan Tanda Khusus (ID card).
- Pemeriksaan
peralatan : Alat Komunikasi, Sound System, Lighting System, Video, In
Focus, dll.
- Memposisikan
semua personil di pos masing-masing.
- Membuka
pintu masuk area, mempersilahkan peserta, penonton untuk masuk. (event
sejenis seminar, workshop, lomba biasanya diawali dengan registrasi
peserta).
- Persiapan
pemateri, nara sumber, juri, talent, pengisi acara, dll.
- Menjalankan
acara dengan selalu berkoordinasi dengan seluruh divisi penunjang,
memonitor masalah yang muncul dan reaktif bertindak mengatasinya dengan
tenang, memonitor durasi waktu. Sepanjang acara, MC (Master of Ceremony)
selalu berusaha menjalin komunikasi dengan peserta/penonton.
- Memonitor
peserta/ partisipan. Bertindak dengan tenang jika masalah muncul.
- Berkoordinasi
dengan seluruh divisi.
- Pertimbangkan
jadwal yang tepat kapan harus rehat, makan, shalat, dll.
- Menutup
acara secara resmi, seperti : pengumuman pemenang, pembagian hadiah, dll.
- Membereskan
semua peralatan dan kebersihan tempat yang digunakan.
Tahap
pelaksanaan
1. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan
konsep acara dan rondown acara
contoh gambaran memetakan pekerjaan dalam sebuah
event.
Evaluasi
Setelah produksi selesai sebaiknya tim melakukan
evaluasi dari keseluruhan acara guna memperbaiki kinerja kerja tim pada saat
kontrak atau produksi yang lainnya. Hal ini sebagai motivasi buat keseluruh tim
guna meningkatkan ide yang lebih kreatif dan imajinatif dalam menghasilkan
sebuah karya.
Laporan
Laporan adalah sebuah
bentuk tulisan yang menggambarkan sejauh mana ketercapaian sebuah acara,
menggambarkan tentang berbagai kelemahan, menggambarkan tentang hasil atau
ketercapaian. Apabila sebuah event merupakan bentuk kerjasama produksi, harus
lebih mengangkat bagaimana citra sebuah produk mitra bisa diapresiasi peserta/
partisipan/ penonton yang terlibat. Alangkah lebih indah jika laporan
dilengkapi media dokumentasi, seperti foto , video.
Dalam mengelola event kita harus mengetahui beberapa
hal supaya tidak menimbulkan kesan event hanya hal yang asal-asalan. Hal yang
harus kita ketahui ialah;
- Event menunjukkan kualitas organisasi,
- Event berperan dalam mencetak manusia produktif
dan siap berkompetisi,
- Event membangun brand image.
Hal diatas ialah sebuah alasan yang harusnya menjadi
penguat kita dalam membentuk sebuah event. Event sering bermula dari hanya
sekedar angan-angan. Untuk mewujudkannya, kita harus mempersiapkan landasan
yang kokoh. Idealnya ada tiga point sentral dalam sebuah event supaya tidak
mubazir dan tidak sekedar jadi event pelengkap kewajiban organisasi yaitu
konsep, prepare, dan eksekusi.
KONSEP
Yang pertama kali harus dilakukan adalah
mengumpulkan orang sebagai pelaksana awal sebagai otak event. Ada banyak cara
yang bisa ditempuh dan tergantung masing-masing individu untuk memilih kriteria
apa saja yang cocok melakoni hal ini. Kelompok kecil ini yang membuat gambaran
event sekaligus mengelola ide menjadi sebuah konsep. Sebagai referensi,
terkadang ide-ide segar mengalir tanpa terbendung, tapi ntidak jarang juga ide
itu berhenti dan bikin frustasi.
lahir dari proses adaptasi yang sangat panjang dalam
kehidupan, dari ujung rambut sampai ujung kaki semuanya punya potensi
mengembangkan ide, tapi jika sudah masuk tahap implementasi sering kali gagal
di terapkan. Cara paling sederhana menyiasati hal ini adalah dengan dituliskan.
Tulisan jadi penting kalau mengingat bahwa sebagian besar penyakit akut manusia
adalah lupa. Sekedar corat-coret kadang diperlukan, karena tidak jarang ide
brilian muncul dimana aja dan saat kapan saja. Ini yang patut diwaspadai,
jangan sampai kita kehilangan ide brilian hanya karena kita lupa mencatatnya.
PREPARE
Yang kedua adalah mempersiapkan tim super untuk
diandalkan dalam kepanitiaan. Tim ini yang nantinya bakalan jadi leader untuk
panitia kecil yang ke depannya bakalan semakin bertambah kuantitasnya. Selain
tim super, yang juga harus dipersiapkan adalah tim buat akses kedalam
indormasi. Biasanya dinamakan event secretary Yang harus jadi catatan dalam
proses ini adalah bahwa tiap penugasan dalam tim adalah sentral. Kerjasama
adalah harga mati untuk sebuah kesuksesan acara Processing
Beberapa hal yang mutlak harus ada dalam
kepanitiaan:
- Core Team Building (Panitia Inti),
- Quality Control Team (Tim Pengawas Kegiatan)
- Channeling Team.
Lanjut ke proposal. Dalam sebuah event keberadaan
proposal menjadi sangat penting karena aneh membuat acara resmi jika tidak ada
proposal. Ada 2 jenis proposal yang biasa di buat dalam perencanaan sebuah
event : Legal Proposal dan Promotion Proposal Dalam beberapa situasi bisa
bertambah satu lagi namanya trainer proposal. Begitu proposal selesai, kita
mesti membuat database alamat plus nomer kontak untuk konfirmasi.
Lalu hal terpenting yang harus disediakan ialah
uang. Besarnya budget akan mempengaruhi besarnya event semakin besar acara
pasti membutuhkan budget yang banyak juga.
Segi perijinan juga penting karna jika tidak ada
perijinan dihawatirkan terjadi misskomunikasi dengan beberapa pihak yang
bersangkutan. Rumitnya sebuat perijinan
tergantung dari besarnya dan masa yang akan datang.
EKSEKUSI
Eksekusi adalah gambaran kesiapan panitia,
performer, pendukung event serta pihak lain yang terlibat dan jangan lupakan
keberadaan audience.
Untuk mendesain sebuah event sangat penting untuk
menjawab beberapa pertnyaan seperti; Mengapa, untuk apa, bagaimana, kapan,
dimana da siapa
Mengapa. Anda merencanakan sesuatu pasti ada
dasarnya, ada latar belakang yang mendorong kekreativitasan Anda. Boleh
dibilang pertanyaan ini harus menggambarkan mimpi dan cita-cita kita, idealis
kita, kebermaknaan bagi masa ke depan.
Untuk Apa. Anda mendesain sesuatu pasti harus ada
manfaat yang ingin dicapai. Paling tidak dalam rencana ini sudah
dipertimbangkan segmen pasarnya (sasaran). Dan bagi para partisipan tentunya
harus mendapatkan nilai keuntungan (bukan hanya dilihat sudut materil semata).
Bagaimana. Pertanyaan ini bersifat teknis, bagaimana
caranya acara tersebut dikerjakan. Jika perlu buatlah dengan desain proses
(bagan/sistem), dari persiapan, pelaksanaan serta evaluasi/pelaporan. Tidak
salah juga bila Anda menuliskan tentang perkiaraan berapa lama acara ini
dipersiapkan.
Kapan . Kapankan waktu penyelenggaraan dan
memperhitungkan kemungkinan jumlah pengunjung yang datang pada waktu tersebut.
Dimana. Lokasi yang strategis dan mudah dijamah oleh
masyarakat akan sangat mempengaruhi ramainya sebuah event.
Siapa. Siapa adalah Anda beserta tim penyelenggara
(EO) dan sasaran atau target pasar / segmen yang ingin diraih (spesifik :
anak-anak, remaja putri, ibu-ibu, siswa sekolah, kalangan pelaku industri,
pendidik, dll)
Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan sangat
berpengaruh terhadap event yang akan kita laksanakan. Karna jika tidak membuat
pertanyaan seperti itu akan terjadi miskomunikasi dan yang lebih parah bisa
terjadi kegagalan event karna banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan.
BAB
II
KESIMPULAN
Event bukanlah hal
mudah untuk dilaksanakan karna melalui berbagai mekanisme juga membutuhkan
persiapan yang matang, namun jika semua mekanisme bisa dijalankan dengan baik
maka akan menghasilkan event yang baik pula.







Buat event itu emang gampang-gampang susah, Trims Admin udah share artikel.
BalasHapusSekedar info tambahan aja, bagi yang bingung membuat event bisa coba baca artikel ini: Langkah Mudah Membuat Event yang Sukses
Semoga bermanfaat,
Salam blogger ya min.