Popularitas Janoko di Sekolah dan juga tampangnya yang ngga jelek-jelek amat membuat Janoko menjadi idaman para siswa baru.
Setiap harinya Janoko mendapat surat dari adik kelasnya. Hingga suatu hari saat kumpul anggota dan calon anggota OSIS.
"Ka, boleh minta waktunya sebentar?" Ujar seorang wanita.
"Oh iya, ada apa de?"
"Kenalin nama aku Sely Liana Nasution , biasa di panggil Sely. Boleh kenal ngga ama kakak?"
"Oh iya boleh ko, nama aku Janoko Setiaji, aku kelas 12 Akuntansi 2 dan di OSIS aku menjabat Sekretaris Umum, ada yang mau ditanyakan lagi?"
"Hehe kakak lagi sibuk ngga?"
"Ngga sih, sekarang lagi nyantai soalnya anak-anak belum kumpul emang kenapa?"
"Aku temenin nunggu ya, hehe. Oh iya ka, Janoko Setiaji tuh artinya apa ka?"
"Arti nama aku ya, Janoko itu nama lain dari seorang panglima perang di kisah mahabarata yang bernama Arjuna,jika di tanah sunda Janaka, tapi karna aku asli Jawa makannya pakai Janoko. Dan Setiaji artinya Ilmu kesaktian. Jadi bisa di simpulkan Janoko Setiaji artinya Panglima Perang yang Berilmu Kesaktian. Tapi banyak yang mengartikan yang lain juga."
"Oh gitu ka, oh iya maaf ka aku lancang. Kaka punya pacar ngga?"
"Eh kenapa nanyain pacar?"
"Ngga papa, jawab aja dong."
"Aku punya pacar, tapi dia ngga sekolah lagi sekarang, dia lagi kuliah di Jepang."
"Wih keren, namanya siapa kak?"
"Mirajane Luci Fitria, dia kaka kelas aku dulu."
"Oh, kaka niat buat nyari pacar lagi ngga buat sementara? hehe."
"Ehh kenapa nanya nya semakin membahayakan gitu?"
"Hehe aku tuh suka ama kaka, meskipun sekarang aku tau kaka punya pacar, aku rela ko jadi pelampiasan kaka."
"Hadeuh, kamu itu cantik de. Kenapa pengen ama aku yang biasa gini, trus juga aku punya pacar kan."
"Aku ngga peduli kaka gimana, ngga peduli punya pacar juga. Yang penting kaka mau ngga jadi pacar aku?"
"Maaf de, bukan aku tak tertarik denganmu. Tapi aku telah berjanji pada diri ini, aku bakal jaga hatinya yang jauh disana. Sayang ku ke dia tulus adanya dan aku ingin selalu menjaga hatinya, aku tak mau menghianatinya karna aku pun tak mau dia menghianatiku."
"Oh gitu."
Wanita cantik itu pergi dengan tersenyum dan membuat Janoko heran.
Saat sudah tak terlihat Janoko ia menelpon seseorang.
"Ka, dia benar-benar luar biasa. Dia tulus menjagamu."
"Aku titip dia disana ya Sel."
Wanita yang ternyata memiliki hubungan dengan seorang yang dekat dengan Janoko.
Bersambung...






0 komentar:
Posting Komentar